Beragam Jenis Investasi Untuk Milenial


1. Emas

Sampai saat ini investasi emas masih menjadi investasi yang populer di masyarakat Indonesia. Emas dinilai cocok untuk para investor pemula, karena emas memiliki preferensi faktor risiko rendah dan tahan terhadap laju inflasi. Jika dibandingkan dengan investasi lainnya, investasi emas tergolong sebagai investasi yang mudah dicairkan.

2. Deposito Berkala

Investasi deposito cocok untuk investor pemula yang masih mencari resiko kerugian rendah. Meskipun deposito berkala terlihat sama seperti tabungan, namun deposito punya pilihan jangka waktu tertentu sehingga uang yang disimpan tidak bisa dicairkan sebelum jatuh tempo. Bunga yang diberikan oleh pihak bank juga biasanya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa, sehingga ini bisa menjadi pilihan investasi yang menguntungkan untuk kamu.

3. Reksa Dana

Investasi ini pasti sering kamu dengar, bukan? Benar sekali, investasi ini sudah tidak asing bagi kamu karena cocok untuk investor pemula yang punya modal kecil, yang dapat dilakukan mulai dari 50ribu. Di investasi Reksa dana, dana investasi yang terkumpul dari para investor pemula akan dikelola oleh manajer investasi. Resiko kerugian ataupun keuntungan yang didapatkan akan dibagi secara rata kepada seluruh investor, jadi kamu tidak perlu cemas ya.

Sehingga besar kecilnya keuntungan ataupun resiko yang kamu dapatkan, tergantung dari jenis reksa dana yang kamu pilih, untuk itu pastikan kamu memilih perusahaan investasi yang tepat sejak awal, dimana perusahaan tersebut telah memiliki reputasi dan bisa diandalkan.

4. Surat Berharga Negara

Investasi ini cocok buat kamu yang punya modal kecil dan nggak mau mengambil resiko besar. Jenisnya pun banyak seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Saving Bonds Ritel (SBR), Suku Ritel dan Sukuk Tabungan Negara. Untuk membelinya, tentu kamu harus update jadwal-jadwal pemesanannya ya. 

5. Saham

Investasi saham adalah bukti bahwa kamu turut menyertakan modal di dalam suatu perusahaan. Jenis investasi ini tidak perlu modal besar untuk berinvestasi dan kamu pastinya memiliki bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan atau badan usaha.

Sebagai pemilik perusahaan, kamu akan mendapatkan pembagian hasil (deviden) secara berkala. Meskipun punya potensi mendapatkan keuntungan yang tidak terbatas, resiko dalam berinvestasi saham sangat tinggi karena harga saham bisa naik ataupun turun setiap saat. 

6. Properti

Jika kamu memilih untuk berinvestasi di property, maka kamu membutuhkan modal yang sangat besar karena membutuhkan perawatan serta biaya pajak yang tinggi. Namun di balik modal yang besar, tentunya jenis investasi ini menjanjikan keuntungan yang besar pula, karena harga tanah dan rumah selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Perlu kamu ingat, properti punya resiko yang rendah karena pergerakan nilai properti tidak sensitif seperti investasi saham. Sayangnya, properti tidak bisa dicairkan dengan cepat, karena butuh waktu untuk menjualnya.

Itu tadi informasi yang bisa kami bagikan kepada kalian semua beragam jenis investasi untuk milenial. Tetap semangat, semoga tulisan ini bisa membangkitkan semangat kamu untuk mencapai kesuksesan. Simak artikel kita yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *