5 Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Serial Squid Game

Menjadi sorotan dan viral di media sosial, serial berjudul “Squid Game” ini memang menyajikan pengalaman atau kisah yang berbeda kepada penontonnya, yang membuat banyak pecinta serial atau film menjadi penasaran.

Serial yang dirilis pertama kali pada tanggal 17 September 2021 lalu ini pun menjadi serial nomor satu di Netflix dan menjadi perbincangan hangat. Tak hanya soal permainan dan pembunuhan yang terjadi di dalamnya, ternyata ada banyak pelarajan yang bisa diambil dari serial ini. Berikut 5 pelajaran yang bisa dipetik dari serial Squid Game.

  1. Manajemen Uang yang Salah Bikin Hidup Menderita
    Kebanyakan orang yang diundang ke Squid Game terlilit hutang yang cukup besar. Disinilah peran penting manajemen utang. Sebelum mengajukan utang, pastikan utang tersebut sudah sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda.
  2. Keserakahan Bisa Bikin Anda Kehilangan Segalanya
    Sang-woo adalah teman masa kecil Gi-hun yang dikenal tercerdas dan tersukses di kampungnya. Sayangnya, ketika bekerja dia serakah dengan menggelapkan uang perusahaan untuk investasi. Saat investasinya merugi, dia jadi terlilit utang yang luar biasa besar.
  3. Jangan Percaya Semua Orang
    Dari serial ini, kita juga belajar untuk berhati-hati dengan orang lain. Mungkin terlihat orng tersebut bisa dipercaya, tetapi kita tidak tahu apa yang ada dipikiran mereka. Dalam hidup kita juga harus menyaring mana orang yang bisa kita percaya dan tidak bisa kita percaya.
  4. Menyusun Strategi
    Setiap game yang dimainkan diperlukan strategi untuk menaklukannya. Kita bisa belajar dari tokoh Sang-woo yang pintar dalam membuat strategi. Tokoh ini selalu melakukan pengamatan mendalam sebelum menyusun strategi. Seperti hidup, kita juga harus bisa menyusun strategi, entah dalam karir atau tujuan hidup kita.
  5. Kebahagiaan Bukan dari Materi yang Kita Miliki
    Di episode terakhir kita akan tau alasan dibalik adanya game tersebut. Dari itu kita bisa belajar kalau uang tidak bisa menjamin kebahagiaan. Rasa bahagia datang dari rasa syukur, baik dari yang kita miliki ataupun tidak.

Buat yang sudah nonton, momen apa lagi yang bisa dijadikan pelajaran untuk Sobat Kiki?

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

4 Tips Pemasaran Online Untuk Pelaku UMKM

4 Tips Pemasaran Online Untuk Pelaku UMKM

4 Tips Pemasaran Online Untuk Pelaku UMKM – Perkembangan UKM atau Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia terus berkembang dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. Perkembangan ini tentunya menuntut pelaku UKM untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif. Untuk dapat tumbuh dan bersaing dalam industri yang bergerak cepat di era digital, kita membutuhkan media sosial.

Tetapi, bagaimana cara bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan media sosial secara efektif? Simak selengkapnya pada artikel berikut ini.

  1. Bangun Interaksi
    Berinteraksi dengan pelanggan adalah kunci. Jadi, bangunlah interaksi melalui akun media sosial di mana pelanggan dapat berbagi pendapat dan saran mereka.
  2. Konten Visual yang Menarik
    Buat konten dengan visual yang menarik dan memiliki kekuatan storytelling. Bangun identitas dan ciri khas tersendiri melalui konten, sehingga mudah dibedakan dari merek lain.
  3. Strategi Promosi yang Tepat
    Membanjiri postingan media sosial dengan konten iklan atau promosi dapat berpotensi mengganggu (calon) pelanggan loh Sobat Kiki. Ingat selalu untuk mempromosikan produk harus secara efektif.
  4. Customer Engagement
    Sobat Kiki bisa melakukan berbagai aktivitas melalui konten media sosial untuk menjaga engagement dengan pelanggan, seperti melakukan photo challenge, voting produk dengan memanfaatkan fitur IG Story atau giveaway.

Nah itu adalah 4 Tips Pemasaran Online Untuk Pelaku UMKM. Sudah efektifkah Pemasaran Sobat Kiki di media sosial?

ihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

Tanggal Tua? Ini 4 Cara Mengatasinya

4 Cara Jitu Bertahan Hidup di Tanggal tua – Kantong kering di saat bulan tua itu sudah pasti. Yang terpenting jangan sampai Anda kehabisan akal untuk mensiasatinya. Tanggal tua menjadi saat yang paling menakutkan bagi para karyawan. Dalam hal keuangan, inilah periode dimana Anda akan merasakan kesulitan finansial, berupa menipisnya yang belanja. Berikut tips bertahan di tanggal tua untuk Sobat Kiki.

  1. Kurangi Pengeluaran Untuk Jajan
    Bagi sebagian besar orang, jajan merupakan kebiasaan yang sulit untuk dilepaskan. Namun, jangan biarkan kebiasaan jajan tersebut berlanjut di tanggal tua. Pastikan terlebih dahulu kebutuhan hidup Anda terpenuhi, baru Anda bisa memikirkan untuk jajan kembali.
  2. Masak Makanan Sendiri
    Bagi Anda yang telah terbiasa memasak untuk makan sehari-hari Anda, itu artinya Anda telah menerapkan tips bertahap hidup. Memasak memang jauh lebih hemat dari pada membeli makanan di warung. Selain itu Anda juga bisa lebih kenyang karena bisa mengambil lauk lebih banyak tanpa  harus memikirkan harganya.
  3. Menghabiskan Waktu di Rumah
    Memiliki banyak teman memang asyik saat Anda butuh hiburan dan ingin jalan. Namun, Anda harus sadar bahwa ketika tanggal tua, tolaklah setiap ajakan teman Anda untuk nongkrong atau jalan ke tempat-tempat tertentu. Anda bisa menciptakan agenda yang tak kalah serunya di rumah sendiri tanpa harus keluar. Salah satunya yaitu dengan menonton film atau karaoke di rumah.
  4. Rencanakan dari Awal
    Persiapkan segala keuangan Anda dari awal agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan, seperti dompet kosong ditanggal tua. Penyebabnya adalah pengeluaran yang boros serta kelalaian lainnya dalam mengatur keuangan.

Itulah 4 cara jitu bertahan hidup di tanggal tua. Betapa pentingnya pengaturan keuangan Anda sejak awal. Anda perlu mengalokasikan sekian rupiah untuk belanja kebutuhan, sekian rupiah lagi untuk tabungan dan investasi dan sisanya untuk jajan atau agenda bersenang-senang lainnya.

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

7 Sumber Pemasukan Untuk Bekal Bebas Finansial

Untuk mencapai tujuan bebas finansial, tentu saja Anda perlu mempersiapkan banyak hal. Salah satunya adalah mempersiapkan beberapa sumber pendapatan Anda untuk menyokong proses pencapaian financial freedom menjadi lebih cepat. Dengan memiliki banyak penghasilan, maka jalan untuk mencapai kebebasan akan semakin terbuka.

Lalu, sumber penghasilan apa saja yang perlu Anda miliki agar proses pencapaian kebebasan finansial dapat tercapai dengan cepat. Setidaknya terdapat 7 sumber pemasukan yang bisa Anda jajaki. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, silahkan simak ulasannya dibawah ini:

  1. Menjadi Seorang Karyawan
    Setidaknya ada 2 kelebihan apabila Anda menjadi seorang karyawan, yaitu Anda sudah mengetahui kapan bisa mendapat penghasilan berupa tanggal gajian dan juga jumlah gaji yang sudah diketahui.

    Kekurangan dari sumber pemasukan ini adalah waktu kerja yang Anda miliki tidak fleksibel. Sehingga dengan gaji dan jam kerja yang tetap, Anda akan butuh waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan penghasilan besar. Karena ketika bekerja, Anda akan memulai karir dari bawah, baru kemudian meningkat secara berjenjang-jika memang layak. Ditambah dengan risiko PHK yang membayangi setiap waktu.
  2. Jual Barang dan Jasa
    Ketika Anda berpergian ke luar negeri, maka Anda akan membeli banyak oleh-oleh. Anda bisa memanfaatkan hal ini, menjadi sumber pemasukan lain demi lebih cepatnya menuju bebas finansial.

    Anda bisa menjual kembali oleh-oleh tersebut kepada teman atau kerabat di tempat kerja dan hal tersebut termasuk dalam menjual barang dan jasa. Dengan memanfaatkan pemasukan ini, Anda akan mendapatkan penghasilan melalui keuntungan hasil jual-beli tersebut.

    Setidaknya ada dua hal yang dapat memengaruhi jumlah keuntungan yang kamu dapatkan. Pertama adalah berapa harga jual yang kamu tawarkan, dan kedua adalah berapa banyak barang yang ingin kamu jual. Semakin tinggi harga jual yang kamu tawarkan, maka akan semakin besar juga keuntungan yang kamu dapatkan.

    Kelebihan dari sumber pemasukan ini adalah kamu akan mendapatkan keuntungan secara langsung yang masuk ke kantong kamu, dan waktu kerjanya juga cukup fleksibel. Sedangkan untuk kekurangannya, kamu perlu mengeluarkan modal, yang bisa jadi nggak sedikit.

    Namun, untuk beberapa produk, kamu bisa menjualnya tanpa perlu nyetok dulu juga. Caranya adalah dengan menjadi perantara atau biasa disebut broker atau agen. Entah itu agen properti, agen asuransi, dan lainnya. Dengan menjadi agen atau broker, otomatis kamu akan menjadi sebuah perantara antara penjual dan juga pembeli. Kamu akan medapatkan penghasilan berupa komisi ketika produk yang kamu tawarkan bisa dikonversi menjadi sebuah transaksi.
  3. Menjual Keahlian
    Anda bisa memanfaatkan keahlian yang Anda punya, misal menjadi virtual assitant, yang mendapatkan penghasilan dari setiap proyek yang dikerjakan atau menjadi seorang penyanyi yang mendapatkan honor setelah selesai manggung.

    Ada dua hal yang dapat memengaruhi jumlah penghasilan Anda, pertama adalah seberapa tinggi kemampuan yang Anda kuasai dibidang tersebut sehingga akan menentukan jumlah honor yang Anda minta dan kedua adalah seberapa banyak Anda mendapatkan orderan setiap bulannya.

    Kelebihan menjual keahlian ini adalah Anda dapat dengan mudah mengatur sendiri waktu kerja Anda, tentunya disesuaikan dengan target penghasilan yang Anda inginkan. Dan kekurangannya adalah Anda perlu membangun reputasi baik yang tidak sebentar agar dapat dipercaya mengemban tanggung jawab tersebut.

    Semakin Anda berpengalaman dan dipercaya, maka semakin tinggi juga penghasilan yang Anda dapatkan.
  4. Buka Usaha
    Sumber pemasukan selanjutnya yang bisa kamu jajaki agar mempercepat bebas finansial adalah membuka usaha bersama tim yang kamu percaya. Kamu akan mendapat penghasilan dari hasil pembagian laba usaha, sumber pemasukan ini bisa disebut sebagai passive income. Lalu, apa bedanya menjual barang dan jasa dengan sumber pemasukan ini?

    Dalam menjalankan usaha, kamu memiliki tim yang membantu untuk mengembangkan usaha. Sementara menjual barang dan jasa bisa kamu kerjakan dengan seorang saja, dan tidak perlu kerja sama tim.

    Kelebihan dari membuka usaha adalah kamu memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan yang cukup besar. Bahkan, apabila usaha yang kamu jalankan sudah sukses, maka kamu tak perlu terlibat langsung dan akan tetap mendapat penghasilan setiap bulannya. Inilah yang dinamakan passive income atau pendapatan pasif.

    Kekurangannya sendiri mungkin kamu akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun sistem di dalam usaha agar mampu berdiri secara mandiri dan tanpa perlu kamu di dalamnya.
  5. Investasi Bagi Hasil
    Maksud dari investasi bagi hasil adalah Anda menjadi seorang investor dari sebuah bisnis. Anda akan berinvestasi kepada ide bisnis seseorang dimana nantinya dialah yang akan menjalankan bisnis beserta mengoperasikannya. Sementara Anda hanya perlu membiayainya saja.

    Ini tentu berbeda dengan poin nomor 4 alias membuka usaha sendiri yang di mana Anda ikut terlibat dalam usaha yang dibangun tersebut dari 0. Ketika Anda masuk investasi bagi hasil, maka ibarat Anda adalah sosok pemilik usaha tersebut dan tidak ikut bekerja. Bisa dibilang, investasi bagi hasil adalah passive income yang menjanjikan.
  6. Investasi Pendapatan Tetap
    Apabila Anda menginginakn pendapatan tanpa perlu repot, maka Anda bisa menaruh uang Anda pada investasi yang dapat memberikan pendapatan tetap. Sebut saja seperti obligasi (dari kupon), saham (dari dividen), deposito (dari bunga) dan propergi (dari uang sewa).

    Ke depannya dengan mengikuti investasi ini Anda akan mendapatkan pemasukan finansial tetap. Kelebihan dari investasi ini adalah Anda tidak perlu melakukan banyak pekerjaan fisik dan uang akan datang dengan sendirinya. Kekurangan investasi ini ialah Anda memerlukan dana yang besar sebagai modal.

    Sebut saja seperti Anda ingin memiliki kos-kosan dengan pendapatan besar tiap bulannya, maka Anda perlu mempercantik kos-kosan Anda dan memperbanyaknya agar harga sewa pun bisa menjadi lebih besar.
  7. Jual Beli Investasi
    Selanjutnya melakukan jual beli (trading) investasi, seperti saham. banyak orang yang meluangkan semua waktunya untuk menjadi seorang trader saham di pasar modal, investor surat komoditi berjangka dan forex.

    Namun perlu Anda ketahui, dengan bergerak di bidang ini maka Anda perlu siap akan risiko yang sangat besar. Di sisi lain, risiko yang besar ini tentu saja sebanding dengan keuntungan yang akan didapat. Penghasilan Anda dapat pun tidak menentu, terkadang bisa besar, dan terkadang kecil bahkan Anda mungkin harus mengalami kerugian.

    Untuk meminimalkan risiko, maka Anda perlu belajar tentang investasi yang akan Anda jual belikan. Entah itu tentang saham, komoditi berjangka, ataupun forex. Kelebihan jual beli investasi ini adalah Anda bisa mengatur sesuka hati waktu kerja Anda dan kekurangannya ialah Anda perlu memperhatikan setiap perkembangan pasar, nai turun harga. Hal ini untuk mengamankan kemenangan Anda dalam dunia trading dan meminimalkan kerugian.

Itulah 7 sumber pemasukan untuk bebas finansial Anda.

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

5 Usaha yang Cocok untuk Pensiunan

5 Usaha yang Cocok Untuk Pensiunan – Setiap orang tentunya ingin hidup di usia pensiun dengan keadaan sudah mapan. Artinya, saat usia pensiun itu tiba, maka Anda sudah memiliki segalanya dan tinggal menikmati indahnya hidup bersama keluarga, anak dan cucu.

Namun, bukan berarti usia pensiun itu berhenti total dari aktifitas produktif. Ada yang menggunakan pinjaman pribadi sebagai langkah untuk mencoba membuka usaha di usia pensiun.

Ada juga yang menggunakan dan aatau tunjangan pensiunnya untuk memulai bisnis. Pertanyaannya adalah, jenis bisnis apa yang cocok di usia pensiun?

Nah simak artikel berikut yang sudah Kiki rangkum ya.

  1. Usaha Properti
    Usaha properti bisa dikaitkan dengan banyak hal. Jika Anda memiliki tempat tinggal atau rumah kosong, maka rumah itu bisa dijadikan kontrakan atau kos-kosan. Tentunya, masa pensiun akan semakin indah jika keadaan rumah tidak sepi. Biasanya, di usia pensiun, anak-anak sudah memiliki keluarga masing-masing dan rumah juga sepi karena anak-anak sudah tidak bersama lagi.
    Manfaatkan rumah tersebut untuk dijadikan bisnis kos-kosan atau kontrakan. Selain suasana rumah hidup kembali, juga akan ada pemasukan tambahan secara rutin.
    Jika Anda memiliki lahan kosong, maka bisa disewakan juga untuk dimanfaatkan oleh orang lain dari mulai lahan parkir, tempat membuka usaha dan lain sebagainya.
    Tapi, Anda harus tetap memperhatikan plus minus bisnis properti karena investasi di bidang ini juga memiliki kekurangan dibalik kelebihan yang akan Anda dapatkan.
  2. Usaha Rental
    Bisnis rental atau persewaan juga bisa Anda lakukan untuk mengisi usia pensiun agar tetap produktif. Rental disini bisa bermacam-macam dimulai dari rental mobil, motor atau sepeda.
    Di usia pensiun, bisa saja kendaraan yang Anda gunakan sudah menganggur atau tidak terpakai atau jarang sekali dipakai. Daripada nganggur dan bisa cenderung mudah rusak karena jarang dipakai, ada baiknya memang jika kendaraan disewakan saja.
    Membuka bisnis rental ini juga tidak terlalu memusingkan karena Anda cukup memiliki kendaraan sedangkan tempat atau kantor persewaan bisa dirumah atau tempat lain. Anda juga bisa menjalankan bisnis ini sendiri atau dibantu orang lain.
  3. Usaha Menurut Hobi
    Melakukan aktifitas yang sesuai dengan hobi memang sangat menyenangkan. Anda bisa merasa senang karena hobi tersalurkan dan tentunya Anda akan semakin menikmati usia pensiun Anda.
    Nah, menjalankan bisnis sesuai dengan hobi maka menjadi nilai plus karena Anda tidak hanya melakukan hobi yang Anda suka melainkan juga mendatangkan banyak peluang. Ada banyak contoh yang bisa Anda lakukan. Jika Anda hobi memancing, maka Anda bisa membuka kolam pemancingan. Ini hanya salah satu contoh karena ada banyak contoh lain.
  4. Usaha Menurut Keahlian
    Selain menurut hobi, ada juga bisnis yang bisa dijalankan sesuai dengan keahlian Anda. Tentu ini menarik. Jika Anda memiliki keahlian mengajar, maka Anda bisa membuka tempat bimbingan belajar.
    Anda tidak perlu terjun langsung karena Anda bisa membayar guru privat atau staff yang bisa menjalankan bisnis bimbel ini.
    Dengan sistem manajemen yang baik, bukan mustahil jika kemudian bisnis ini bisa menjadi besar. Contoh lain, jika Anda memiliki keahlian bidang seni, maka jadikan seni tersebut sebagai ladang bisnis.
  5. Usaha Membuka Toko
    Usaha ini sangat diminati oleh mereka yang sudah ada di usia pensiun. Pasalnya, usaha ini bisa dilakukan dirumah dan tentu tidak memerlukan banyak pikiran yang bisa membuat stress. Anda hanya menunggu pelanggan datang.
    Sambil menunggu, Anda bisa melakukan aktifitas yang Anda sukai dari mulai membaca buku atau hanya santai-santai saja. Toko di sini bisa berupa toko kelontong, toko mebel atau furniture, toko mainan dan lain sebagainya.
    Dari beberapa poin di atas, Anda tentunya sudah bisa melihat peluang dari bisnis yang akan Anda jalankan. Anda mungkin saja tidak perlu pinjaman pribadi karena uang pensiun juga ada.
    Jika tidak, maka mulailah bisnis dari yang kecil dengan dana seadanya agar Anda bisa melihat perkembangannya dengan baik serta mengetahui bisnis berjalan baik atau tidak.

Nah, itulah 5 usaha yang cocok untuk pensiunan. Sudah mencobanya, Sobat Kiki?

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

Tips Jitu Memulai Usaha Anti Gagal

Saat ini banyak orang yang ingin memulai usaha sendiri, baik itu restoran, kedai kopi atau bisnis kuliner lainnya. Memulai usaha bukanlah sesuatu yang mudah. Meskipun dari luar terlihat mudah tetapi memulai usaha memerlukan banyak persiapan yang harus dilakukan.

Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai usaha. Salah mengambil langkah untuk memulai usaha, maka usaha Anda bisa terancam gagal. Beberapa hal yang harus Anda persiapkan untuk memulai usaha. Berikut tips Jitu Memulai Usaha:

  1. Ide yang Matang
    Salah satu cara memulai usaha yang baik, Anda harus benar-benar membuat ide usaha yang matang. Ide usaha yang kurang matang bisa membuat usaha Anda tidak berjalan dengan lancar. Beberapa hal yang harus Anda pikirkan yaitu alasan Anda ingin membuat usaha ini. Pastikan Anda mempunyai alasan yang kuat untuk memulai usaha. Jangan sampai Anda membuat usaha hanya karena ikut-ikutan saja. Selain itu Anda juga harus menentukan apakah usaha yang akan Anda buat ini masuk dalam usaha skala kecil atau besar. Dengan menentukan hal ini, Anda bisa mengatur persiapan keuangan Anda dalam memulai usaha ini. Selain itu Anda juga harus memikirkan masalah yang mungkin saja terjadi ketika Anda merintis usaha. Anda juga perlu melihat peluang usaha yang saat ini terbuka.
  2. Penelitian Mengenai Peluang
    Cara mulai usaha yang satu ini sangat berkaitan dalam proses pembuatan ide usaha. Anda perlu meneliti bagaimana peluang pasar saat ini. Menentukan target usaha Anda merupakan salah satu langkah penting dalam memulai usaha. Hal ini untuk mengetahui apakah usaha yang akan Anda rintis ini memiliki pasar yang cukup kuat. Selain itu, sebelum memulai usaha Anda juga harus mencari tau mengenai pesaing usaha Anda.
  3. Membuat Rencana Usaha
    Sebagai langkah awal dari cara memulai usaha, tentunya Anda harus membuat rencana usaha yang matang. Dengan membuat rencana usaha (Business Plan), Anda bisa mengatur berbagai hal yang harus disiapkan dalam memulai usaha ini.
    Selain itu rencana usaha juga bisa membantu Anda untuk menguji performa Anda dalam memulai usaha. Rencana usaha juga akan membantu Anda untuk mengatur dana keuangan yang dibutuhkan untuk memulai usaha.
  4. Memilih Usaha yang Tepat
    Anda tidak bisa memilih tempat usaha sembarangan. Ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan untuk menentukan tempat usaha. Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah memperhtaikan kondisi lingkungan tempat usaha Anda, jika lingkungan tempat usaha Anda memiliki peluang yang bisa mengembangkan usaha maka tidak ada salahnya Anda memilih tempat usaha tersebut. Selain itu, pilihlah tempat usaha yang mempunyai akses jalan yang mudah, karena customer akan berpikir dua kali untuk datang ke tempat usaha Anda jika aksesnya sulit.
  5. Promosikan Produk Anda
    Sebelum Anda mempromosikan produk atau layanan yang Anda miliki, Anda harus membangun brand awarness agar mendapatkan target konsumen sesuai dengan yang direncanakan. Oleh karena itu Anda bisa memulainya dengan menciptakan sebuah logo yang mempu membuat orang-orang mengenali identitas produk Anda dengan mudah.
  6. Kembangkan Usaha Anda
    Dalam meluncurkan sebuah usaha, tentunya Anda melakukan perhitungan akan profit yang bisa didapatkan dan bagaimana menggunakan profit tersebut untuk kepentingan perkembangan usaha.
    Untuk hal tersebut, Anda bisa melakukan kolaborasi bersama dengan brand lain yang berada dalam bidang yang sama dengan yang Anda punya adalah cara yang tepat untuk mewujudkannya. Anda bisa menghubungi perusahaan-perusahaan yang memiliki potensi besar untuk mendatangkan keuntungan jika diajak bekerja sama.
  7. Menyiapkan Dana (Modal)
    Untuk memulai usaha yang Anda inginkan, tentunya Anda harus menyiapkan dana. Dana yang dibutuhkan tidak hanya digunakan untuk membeli gedung tempat usaha saja. Dana-dana yang lain juga Anda perlukan dalam memulai usaha. Dana-dana tersebut seperti dana kredit, dana gaji untuk karyawan Anda, dan juga dana untuk mengasuransikan usaha Anda.

Nah itu dia Tips Jitu Memulai Usaha Anti Gagal yang sudah kami rangkum untuk Sobat Kiki. Jika Sobat Kiki membutuhkan dana untuk modal usaha atau pengembangan usaha untuk masa depan bisa ke Kospin Sumber Rizki Utama yah Sobat Kiki!

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

5 Tips Aman Mengelola Usaha Sambil Bekerja

Memiliki usaha sampingan mungkin cukup sulit untuk dilakukan bagi sebagian orang. Namun hal ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Banyak orang yang berhasil membuktikan, kalau bekerja sambil berusahbisa dilakukan. Bahkan banyak pebisnis yang menjadi sukses dari usaha sampingannya. Berikut ini tips untuk memudahkan Anda mengelola usaha sambil bekerja.

  1. Pilihlah Usaha yang Tepat
    Apabila Anda baru mau memulai, pilihlah usaha tepat untuk Anda. Jangan jalankan usaha yang belum Anda mengerti. Mulailah dari hal-hal yang akrab atau memang hobi Anda. Memulai usaha yang benar-benar baru, akan menguras lebih banyak tenaga dan membuat Anda tidak bisa fokus pada pekerjaan utama Anda. Untuk memulainya Anda bisa memulai dari usaha yang kecil, yang tidak memerlukan modal.
  2. Ukur Kemampuan Diri
    Jika Anda baru memulai usaha, bulan pertama adalah waktu yang tepat untuk menguji kemampuan Anda. Jika dirasa sudah tidak nyaman, lebih baik Anda mulai memikirkan Plan B dan jangan terlalu memaksakan diri. Kalau pekerjaan membuat Anda stress terus menerus, Anda harus mempertimbangkan untuk melepas salah satunya.
  3. Mendisiplinkan Diri
    Mendisiplinkan diri merupakan suatu hal yang cukup sulit. Disiplin berarti Anda bisa membuat batas, antara pekerjaan kantor dan pekerjaan usaha Anda. Jangan pernah mengerjakan usaha Anda di kantor tempat Anda bekerja. Sebaliknya, Anda sebaiknya fokus pada usaha sampingan, ketika Anda sudah tidak di kantor. Berikan batasan, kapan Anda harus bekerja secara profesional dan kapan Anda harus fokus pada usaha Anda.
  4. Mengatur Waktu dengan Baik
    Waktu adalah segalanya. Sebagai seseorang yang memiliki pekerjaan ganda, Anda harus bisa mengatur waktu dengan baik. Biasakan membuat jadwal kerja secara spesifik. Kalau Anda sering lupa waktu, Anda bisa membuat to do list untuk mengingatkan Anda setiap saat.
  5. Cari Partner
    Agar pekerjaan Anda tidak semakin berat, carilah orang-orang yang dapat dipercaya untuk menjadi partner usaha Anda. Jika usaha Anda sudah semaki berkembang, Anda bisa mencari partner-partner lain sehingga pekerjaan Anda akan semakin ringan.

Itulah beberapa tips untuk Anda mengelola usaha sambil bekerja.

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

5 Tips Mengatur Keuangan untuk Pasangan Baru

Mengatur keuangan saat hidup sendiri dan setelah menikah pastilah berbeda. Sebagai pasangan baru, Anda berdua tentunya harus mulai membangun pondasi finansial yang baik untuk masa depan keluarga.

Perlu diingat bahwa uang adalah hal sensitif yang dapat menimbulkan perselisihan jika tidak dikelola berlandaskan keterbukaan dan saling pengertian. Untuk itu, sebelum menjalani lebih jauh, buatlah kesepakatan pengaturan keuangan secara terperinci.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diikuti untuk mengatur keuangan bagi pasangan yang baru mulai berumah tangga.

  1. Tentang Aset
    Jika tidak dibahas dari awal, aset bisa menjadi sengketa dan masalah di masa yang akan datang. Ada baiknya Anda membangun dan membeli aset-aset keluarga secara bersama-sama. Dengan begitu, akan timbul rasa saling memiliki dan berbagi antara satu sama lain.

    Namun jika salah satu dari pasangan memiliki sejumlah aset, manfaatkanlah aset tersebut secara bersama-sama tanpa harus menguasai atau ingin memiliki. Terkecuali salah satu pihak bersedia dengan lapang dada menjadikannya sebagai aset bersama.
  2. Pengeluaran Bulanan
    Jika sebelum menikah masing-masing sudah memiliki penghasilan dan mengatur sendiri pengeluarannya, maka setelah menikah kedua belah pihak harus sepakat untuk memiliki pemasukan dan pengeluaran bersama.

    Diskusikan secara terperinci tentang sumber-sumber pemasukan, pos-pos pengeluaran apa saja yang harus dialokasikan,  serta bagaimana menyiasati sisa atau kekurangan yang mungkin muncul selama satu bulan.

    Cermati dan buatlah kesepakatan terbaik untuk menangani perbedaan pola konsumsi masing-masing, buat batasan agar keuangan bisa terkendali tanpa ada yang merasa terbatasi.
  3. Satukan Rekening
    Setelah menikah sebaiknya setiap pasangan baru memiliki satu rekening khusus yang akan dipergunakan untuk kepentingan bersama.

    Seluruh aktivitas keuangan, baik berupa kas masuk atau kas keluar nantinya hanya bersumber dan berputar di rekening tersebut. Dengan begitu Anda berdua akan lebih mudah melacak pengeluaran keluarga dan bisa melakukan evaluasi untuk mencapai tujuan keuangan yang lebih baik.
  4. Utang dan Tagihan
    Selain aset, hal lain yang harus dikomunikasikan secara terbuka dari awal adalah utang. Alangkah baiknya, jika hal ini dibicarakan sebelum pernikahan agar tidak terjadi kekecewaan dan beban bagi salah satu pihak di awal pernikahan.

    Jika sudah dibicarakan dan kedua belah pihak bisa saling mengerti, Anda berdua bisa memasukan utang tersebut ke dalam pos pengeluaran/tagihan. Selanjutnya berusahalah untuk menyelesaikannya secara bertahap.
  5. Proteksi dan Asuransi
    Membangun rumah tangga pastinya melibatkan komitmen untuk saling melindungi. Untuk itu sedari awal berumah tangga masukkan pembahasan tentang proteksi keluarga dalam pos pengeluaran Anda. Adapun bentuknya bisa berupa asuransi atau  investasi.

    Beberapa program investasi biasanya menawarkan layanan proteksi ke dalam satu paket. Anda bisa memanfaatkan hal tersebut sebagai rencana masa depan keluarga sekaligus memberikan perlindungan di waktu yang bersamaan.

    Komunikasi yang baik dan saling pengertian, termasuk dalam hal keuangan, merupakan salah satu kunci kestabilan rumah tangga.  Semoga tips mengatur keuangan ini bermanfaat bagi Anda yang hendak atau baru mulai membangun rumah tangga.

    Bila kehabisan ide investasi, Anda bisa mencoba investasi di Kospin Sumber Rizki Utama. Tabungan SIMAPAN dan SIMADEB bisa menjadi salah satu pilihan tanpa harus memiliki dana yang besar*. Silahkan datang ke salah satu cabang Kospin Sumber Rizki Utama terdekat di tempat Anda.

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

7 Teknik Boros Demi Menghemat Uang Banyak

7 Teknik Boros Demi Menghemat Uang Banyak – Saat seseorang berencana untuk membatasi pengeluarannya, maka hal yang paling umum untuk dilakukan adalah berhemat. Terdengar masuk akal dan bisa diterima secara rasional, sebab dengan berhemat artinya lebih banyak uang yang bisa disimpan atau diinvestasikan. Hal yang jarang disadari oleh banyak orang adalah ada masanya saat mengeluarkan uang lebih banyak terbukti lebih ampuh menghemat lebih banyak uang di masa depan.

Sebaliknya, menghemat pengeluaran bisa saja membuat Anda harus mengeluarkan uang lebih banyak di masa depan. Masih bingung dengan penjelasan di atas? Berikut ini 7 teknik boros yang ternyata lebih ampuh menghemat lebih banyak uang di masa depan.

  1. Memilih Rumah Sewa atau Kos yang Dekat dengan Pusat Kota
    Anda yang bekerja di luar kota mau tidak mau perlu menyewa rumah tinggal untuk mengakomodasi kebutuhan. Pilihan yang sering dijatuhkan oleh para penyewa biasanya memilih kos yang berjarak lebih jauh dari pusat kota karena harganya yang jauh lebih murah. Alih-alih mengemat pengeluaran, lokasi yang jauh dari tempat bekerja dan berbagai sarana umum membuat Anda harus mengeluarkan uang ekstra untuk transportasi. Belum lagi jika Anda bekerja di ibukota yang seringkali mengalami macet dan pastinya akan memboroskan biaya bahan bakar dan waktu.
    Solusinya, Anda tidak perlu memilih rumah kos atau sewa yang berharga sangat mahal dengan berbagai fasilitas mewah didalamnya. Cukup ambil rumah kos yang berlokasi strategis dengan fasilitas yang cukup memadai dan memiliki harga yang tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah.
  2. Beli Prodil yang Berkualitas untuk Masa Pakai yang Lebih Panjang
    Tidak bisa dipungkiri bahwa harga barang yang lebih murah pasti mudah membuat banyak orang tergoda untuk membelinya. Hal yang tidak Anda sadari adalah biasanya harga barang yang murah berbanding dengan kualitasnya yang juga tidak terlalu baik. Dengan demikian barang yang dibeli tidak akan bertahan lama saat dipakai dan akhirnya mudah rusak yang selanjutnya membuat Anda harus membeli barang baru. Lebih baik membeli barang yang sedikit lebih mahal, namun terbukti memiliki kualitas yang lebih baik dan tahan lama saat digunakan.
  3. Beli Makanan Sehat
    Makanan instan dan kalengan memang lebih murah harganya dibandingkan produk-produk yang segar. Anda tidak menyadari bahwa makanan instan dan kalengan tersebut sangat berdampak negatif bagi kesehatan tubuh. Belilah makanan segar yang lebih sehat, dibandingkan membeli makanan serba instan yang membuat Anda harus menangung resiko penyakit di masa depan.
  4. Prioritaskan Membeli Rumah Daripada Harus Menyewa
    Membeli rumah memang lebih mahal dibandingkan menyewa, sebab ada uang muka yang perlu dipersiapkan dan cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Namun, jika Anda melihat di masa depan, rumah yang Anda cicil saat ini bisa meningkatkan nilai kekayaan bersih di masa depan. Hal tersebut tentu saja tidak bisa Anda dapatkan saat menyewa rumah setiap bulan.
  5. Lindungi Diri Anda Dengan Asuransi
    Saat Anda dalam kondisi yang sehat dan masih muda, asuransi kesehatan bisa terlihat sebagai beban yang tidak memiliki manfaat sama sekali. Pikiran yang demikian akan langsung berubah, saat Anda dalam kondisi darurat dan harus masuk ke rumah sakit untuk perawatan. Sebab, biaya pengobatan yang harus Anda bayarkan tanpa adanya asuransi akan sangat tinggi dan bisa menghabiskan banyak uang.
  6. Miliki Alat Olahraga Sendiri
    Jika Anda termasuk orang yang senang berolahraga dan menjalani hidup sehat, maka biaya keanggotaan gym bisa menjadi pengeluaran yang harus ada setiap bulan. Biaya yang harus dibayarkan biasanya sangat bervariasi mulai dari Rp 100.000 sampai Rp 500.000 per bulannya tergantung dimana tempat Anda berlatih. Coba Anda beli peralatan olahraga sendiri yang bisa Anda gunakan di rumah tanpa harus mengeluarkan biaya keanggotaan di pusat kebugaran. Tidak harus lengkap dan memiliki semua jenis peralatan latihan, Anda bisa memilih alat-alat yang paling sering digunakan seperti dumbell dan treadmill.
  7. Miliki Anggaran Untuk Bersenang-Senang
    Semua orang butuh hiburan untuk menyegarkan pikiran dari berbagai rutinitas keseharian yang sangat padat. Mulailah dari sekarang untuk memiliki anggaran yang akan digunakan untuk bersenang-senang seperti menonton bioskop, membeli pakaian baru, atau nongkrong di cafe bersama teman. Mengapa Anda perlu membuat anggaran ini? Tujuannya adalah untuk mencegah Anda tergoda membelanjakan penghasilan lebih besar dari yang bisa Anda dapatkan.

Nah, itu dia 7 teknik boros yang bisa Anda lakukan.

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

3 Tips Aman Persiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Setiap orang tentunya punya hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan setinggi mungkin. Salah satunya untuk mendapatkan pendidikan terbaik tentunya harus memiliki dana. Sebagai orang tua pun ingin turut membantu anaknya dalam mengejar cita-cita. Karena mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini merupakan salah satu hal yang penting diperhatikan setiap orang tua. Lalu bagaimana sebenarnya langkah tepat untuk mempersiapkan dana pendidikan anak? Simak 3 tips Aman Persiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

  1. Pilih Sekolah Sesuai Anggaran
    Meski keinginan memberikan yang terbaik untuk anak Anda sangat tinggi, tetapi harus melihat keadaan dan kemampuan Anda dalam hal finansial. Anda bisa melakukan survei ke berbagai sekolah yang dirasa memiliki kualitas yang baik. Ini berguna untuk melihat berbagai perbandingan dari segi kualitas dan kuantitas sekolah untuk anak.
  2. Mengetahui Kemampuan dan Minat Anak
    Sejak dini, orang tua harus jeli dalam melihat potensi anak dan melihat minat bakatnya. Tidak harus memantau anak setiap hari. Keterbukaan adalah kuncinya. Tanyakan dan komunikasikan pada anak, apa yang mereka inginkan dan impikan. Rekomendasikan juga program tes minat bakat anak Anda. dengan begitu, Anda bisa lebih mudah untuk mengarahkan dan memilih sekolah yang sesuai dengan minat bakat Anda.
  3. Ajak Anak untuk Kerja Sama
    Selain bertanya kepada anak mengenai minat dan bakat, ajak kerja sama pula dengan anak Anda. Minta pengertian tentang kondisi Anda kepada mereka. Berikan pemahaman untuk rajin belajar dan berprestasi, karena dengan begitu kesempatan menuju sekolah impian pun makin dimudahkan, bahka bisa mendapatkan beasiswa.
    Namun, satu hal yang perlu diingat, yaitu jangan memaksakan dan banyak menuntut kepada anak. Karena, setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda. Anda bisa berikan rasa tanggung jawab dalam memilih dan selalu mendukung apapun yang anak Anda jalani.

Itulah berbagai tips aman persiapkan dana pendidikan anak sejak dini untuk Andamenyiapkan dana pendidikan anak untuk Anda. Bukan hanya melihat dari aspek biayanya saja, namun kualitas sekolah juga tetap menjadi prioritas untuk anak Anda.

Lihat artikel lainnya:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: Klik Disini
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6