3 Tips Manjur Mengumpulkan Dana Pensiun

5 Pengertian Dana Pensiun dan Tujuannya

Bayangan pensiun setiap orang pasti berbeda Namun semua orang pasti ingin pensiun dengan nyaman, dalam artian minimal kebutuhan sehari-hari terpenuhi dengan baik.
Waktu yang tepat untuk mulai mengumpulkan dana pensiun adalah sejak pertama kali memiliki penghasilan. Semakin dini, maka akan semakin baik. Anda tetap bisa mengumpulkan dana pensiun meskipun Anda belum mempunyai dana pensiun di usia 40 tahun. Namun, dana yang akan Anda kumpulkan akan lebih besar karena Anda harus mengejar ketertinggalan.

  1. Pangkas Pengeluaran
    Misalnya jika dalam sebulan Anda menghabiskan Rp 300 ribu untuk jajan, pangkas pengeluaran in jadi setengahnya lalu masukan uang tersebut ke tabungan pensiun.

    Baca Juga:
    Menabung VS Investasi
  2. Sisihkan Setiap Menerima Gaji
    Jika Langkah pertama sudah rutin dilakukan, Langkah selanjutnya dengan menyisihkan 10% dari penghasilan bulanan. Misalnya jika penghasilan Anda Rp5 juta/bln, maka Rp500 ribu otomatis masuk ke tabungan pensiun.
  3. Berinvestasi
    Ada berbagai instrumen investasi yang bisa Anda gunakan, diantaranya saham, reksadana dan obligasi. Jika memiliki cukup uang, Anda juga bisa mempertimbangkan investasi tanah atau properti.

Anda juga dapat mengumpulkan dana pensiun Anda di Kospin Sumber Rizki Utama. Dengan SIMADEB menjadikan simpanan dana pensiun Anda aman dengan suku bunga yang menarik dan menguntungkan hingga 7% p.a.

Lihat juga:

Hindari 3 Kesalahan Menyusun Dana Pendidikan Anak

Kesalahan Menyusun Dana

Bukanlah rahasia umum lagi, utang untuk dana pendidikan adalah salah satu jenis utang konsumen yang paling umm ditemui di tengah masyarakat.
Bahkan di Amerika, utang uang sekolah sudah menjadi utang konsumen tertinggi kedua setelah Kredit Kepemilkan Rumah (KPR).

Salah satu hal yang menghantui orang tua adalah tingginya biaya sekolah. Setiap tahun, dana pendidikan sekolah senantiasa naik dan kadangkala jumlahnya cukup besar. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mempersiapkan dana pendidikan sedini mungkin.

Namun ada beberapa kesalahan yang dilakukan orang tua ketika mempersiapkan dana pendidikan ini. Kesalahan yang bisa menyebabkan target dana pendidikan sulit terwujud. Apa saja kesalahannya? Simak 3 Kesalahan Menyusun Dana Pendidikan Anak:

  1. Tidak Membuat Rekening Terpisah
    Jika rekening tidak dipisahkan dengan rekening sehari-hari, dana yang ada malah digunakan untuk keperluan lain.
  2. Tidak Memperhitungkan Inflasi
    Ingat ya Sobat Kiki, dana pendidikan setiap tahunnya mengalami kenaikan. Ketika menabung, selalu ingat estimasi dengan rata-rata kenaikan dana pendidikan per tahun ya.
  3. Kurangnya Perencanaan Jangka Panjang
    Tentunya, mengumpulkan dana pendidikan harus dimulai sejak dini dan konsisten ya Sobat Kiki. Yuk mulai perhitungkan dana yang Anda butuhkan sejak dini. Anda juga bisa mengajukan pinjaman dana pendidikan di Kospin Sumber Rizki Utama loh.

Dana Pendidikan adalah salah satu tujuan keuangan paling penting dalam rencana keuangan keluarga. Semua orang tua ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anak mereka. Itulah artikel tentang 3 Kesalahan Menyusun Dana Pendidikan Anak.

Lihat juga:

5 Tips Beli Rumah Walaupun Gaji Hanya 4 Juta per Bula

Is Now A Good Time To Buy A Home For My Own Stay? | PropertyGuru Malaysia

Bagi pekerja yang hanya memiliki gaji dikisaran 4Jt/bln, mungkin masih beranggapan bahwa memiliki rumah adalah suatu hal yang mustahil. Hal ini disebabkan karena tren harga rumah yang naik setiap tahunnya.
Itulah mengapa banyak orang khawatir untuk bisa memiliki rumah. Padahal, jika kita pandai mengelola gaji, mempunyai hunian sendiri bukan lagi sekedar angan-angan.

Simak ulasannya berikut ini:

  1. Menabung Saat Awal Gajian
    Tujuannya adalah untuk meringankan pada saat membayar uang muka (DP). Dalam satu bulan Anda menabung sebesar 20% dari gaji, setelah itu Anda bisa mengukur berapa lama waktu yang diperlukan untuk membayar uang muka rumah yang biasanya berkisar diangka 15% dari total harga rumah tersebut.
    Cek juga: Produk Tabungan Kospin Sumber Rizki
  2. Alokasikan Kebutuhan Bulanan
    Ini adalah hal yang harus Anda penuhi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengalokasikan uang Anda ke pos lainnya. Utamakan kebutuhan Anda seperti kebutuhan transportasi dan makan sehari-hari kemudian dilanjutkan ke kebutuhan lainnya.
  3. Tentukan Harga Rumah yang Akan Dibeli
    Sebelum memutuskan untuk membeli rumah, Anda harus menentukan patokan harga rumah yang sanggup Anda beli nantinya. Jangan termakan gengsi dan mengikuti ego Anda untuk membeli satu hunian yang diluar dari kemampuan membayar Anda.
  4. Besar Cicilan Tiap Bulan
    Dengan gaji 4Jt/bln, maka besar cicilan untuk beli rumah yang harus Anda keluarkan tidak boleh lebih dari 30% (1,2Jt). Tujuannya adalah agar biaya pokok Anda tidak teranggu. Selain itu, biaya cicilan bisa diperkecil lagi dengan menambah jangka waktu, misal 20/30 tahun. Meski terasa lama, angsuran setiap bulan mampu dibayarkan.
    Silahkan cek produk cicilan Kospin Sumber Rizki
  5. Mulai Investasi
    Untuk menambah pemasukan, Anda bisa mulai dengan investasi pada emas, reksa dana atau menabung di Kospin Sumber Rizki Utama. Dengan berbagai keuntungan yang akan didapatkan, Anda pun akan lebih cepat mewujudkan impian Anda.

Lalu bagaimana keuntungannya? tenang, Kospin Sumber Rizki Utama menawarkan imbal hasil hingga 7%. Selain itu, Anda dapat langsung memulai menabung hanya dengan Rp20.000 saja.

Cek Juga:

Lihat artikel lainnya:

Bisnis Bertahan Di Tengah Pandemi? Simak 5 Tips Jitu dan Strateginya

Strategi Bisnis Di Tengah Pandemi

Sahabat Sukses, Pandemi Covid-19 mengakibatkan perputaran uang menjadi lambat, sehingga para pebisnis harus berusaha keras untuk bertahan agar bisnisnya terus hidup. Lalu, bagaimana caranya bisnis kita dapat bertahan hidup? Yuk kita simak Tips Jitu dan Strategi Bisnis berikut ini:

  1. Peraturan Baru dan Rencana Baru
        Nah, Sahabat Sukses, Anda harus mengubah cara berpikir atau strategi yang mungkin tahun lalu sangat berhasil namun saat ini sudah tidak bisa dipakai kembali karena ada perubahan yang terjadi secara signifikan.Contoh: Jika Sahabat memiliki bisnis cafe atau restoran tahun lalu atau akhir tahun lalu maka strategi yang dilakukan adalah mengundang influencer, punya satu spot yang instagramable atau foto foto yang menarik di posting di media social.
    Namun, saat ini cara seperti ini tidak bisa di lakukan lagi karena dorongan untuk melakukan kegiatan dan aktifitas  yang harus dilakukan dari dalam rumah, untuk itu  perlu dibuat rencana baru atau aturan main yang baru dengan mengandalkan ilmu-ilmu yang sahabat sudah dapatkan ditahun lalu kemudian harus diubah di masa ini. Jadi sahabat bisa memikirkan peraturan apa yang berubah dan pikirkan rencana baru apa yang cocok. Perlu di perhatikan setiap perubahan dari rencana yang sahabat buat harus dievaluasi secepatnya agar sahabat bisa belajar dengan cepat mengenai situasi yang harus dihadapi dimasa ini. Jika tidak berhasil kita bisa pindah ke rencana berikutnya. Jika berhasil tentunya sahabat sukses bisa menggabungkan keduanya.
  2. Ubah Strategi Marketing Outbound Anda menjadi Inbound Marketing
    Ubah semua strategi outbound  menjadi strategi inbound marketing Apabila selama ini sahabat sukses terbiasa melakukan promosi dan penjualan secara konvensional di tempat keramaian, maka sudah saatnya untuk sahabat beralih ke online marketing untuk memasarkan produk, seperti Google Ads, Facebook, Instagram, dan lain-lain. Percaya atau tidak, di saat-saat seperti ini, melakukan digital marketing akan jauh lebih menguntungkan loh. Selain dapat mempromosikan produk, cara ini juga dapat membuat cakupan bisnis sahabat menjadi lebih luas.

    Baca Juga: http://kliniksukses.com/teknik-belajar-internet-marketing-gratis-bagi-pemula-detail-422096.html
    Baca Juga: http://kliniksukses.com/bisnis-adalah-soal-proses-dan-strategi-detail-420425
  3. Strategi Pemasaran yang Kreatif
    Buatlah strategi pemasaran yang kreatif. Memang tidak mengarahkan kepada proses pembelian secara langsung ya sahabat, namun iklan yang diingat oleh konsumen pada masa krisis akan membuat bisnis tetap kuat dan lebih cepat pulih, bahkan setelah masa pandemi ini berakhir. Contohnya : Jika sahabat sukses adalah pengusaha warung kopi, jangan khawatir jika warung kopi sahabat tidak bisa menerima tamu dine in selama pandemi. Sahabat sukses bisa mencoba diversifikasi bisnis dengan memproduksi kopi seliter loh. Coba bayangkan Banyaknya orang bekerja dari rumah bisa menjadi peluang untuk sahabat membuat kopi seliter, ini bisa menjadi ide kreatif loh sahabat, karna akan banyak di minati sebagai stok bekerja di rumah.
  4. Pastikan Keamanan Produk Diperlihatkan Saat Promosi Penjualan
        Sahabat Sukses, dimasa ini kita perlu memberi perhatian lebih terhadap segala promosi ataupun penjualan yang akan ditawarkan. Hindari segala kesan negatif yang dapat merusak brand bisnis, Sahabat. Contohnya Sahabat Sukses bisa membuat video atau bukti kepada pelanggan bagaimana keamanan dan jaminan produk telah dilakukan. Hal ini akan membantu mereka semakin percaya bahwa Sahabat memang meminimalkan dan memperhatikan segala resiko penularan Virus Covid-19.
  5. Tunjukan Kepedulian
        Terakhir, tunjukkan kepekaan Sahabat dalam merespon pandemi ini. Jaga komunikasi yang baik dengan pelanggan. Hati-hati dalam mempromosikan produk atau jasa. Jangan sampai brand yang Sahabat buat terkesan seperti memanfaakan situasi untuk membicarakan diri sendiri dan mencari keuntungan. Hal ini akan memberikan citra yang buruk terhadap bisnis Sahabat loh. Jika Sahabat Sukses ragu, cukup berikan pesan bahwa Sahabat peduli terhadap orang-orang yang terkena dampak Covid-19. Pesan ini bisa Sahabat Sukses sampaikan lewat sarana komunikasi yang biasa digunakan, seperti email atau media sosial lainnya. hal yang bisa Sahabat lakukan untuk menunjukkan kepedulian adalah dengan mengambil tindakan yang berfokus pada kepentingan publik. Contohnya, membagikan fakta-fakta mengenai cara mencegah Virus Corona.

Lihat Artikel Lainnya:

Lihat juga:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: https://sumberrizki.com/simadeb-2/
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

Pengundian SR Ajak-ajak Tahap 6

Pengundian SR Ajak Tahap 6

Pengundian SR Ajak-ajak Tahap 6 — Sabtu (22/02) tahun 2020, pengundian SR Ajak-ajak Tahap 6 kembali digelar di Ruang Sidang Wisma 1, Universitas Terbuka, Pondok Cabe Pamulang.

Ada yang sedikit berbeda kali ini, pengundian disaksikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas Koperasi Tangerang Selatan, Polsek dan juga disaksikan langsung oleh Anggota koperasi kami.

Pengundian SR Ajak-ajak pada Tahap 6 ini agak sedikit berbeda dikarenakan Hadiah Lebih Meriah dan Kesempatan Menang Anda Menjadi Lebih Besar.

Selamat kepada para pemenang yang telah beruntung mendapatkan hadiah:

1 Unit Sepeda Motor
1 Unit Sepeda Gunung
1 Tablet Android
1 Unit Mesin Cuci
1 Unit Kulkas

1 Unit TV
2 Magikom
2 Kompor Gas
3 Kipas Angin
3 Dispenser.

Semakin tahun banyak keuntungan yang bisa diperoleh oleh Anggota atau Calon Anggota Koperasi Simpan Pinjam Sumber Rizki Utama, jadi terus referensikan keluarga, teman atau relasi untuk mengajukan pinjaman pinjaman atau kredit di Koperasi Simpan Pinjam Sumber Rizki Utama dan menangkan Hadiah Utama Sepeda Motor yang diundi setiap tahunnya!

Yuk, semakin banyak Anda mereferensikan, kesempatan menang lebih besar dan bisa menang berkali-kali!

Testimoni

Testimoni ini dianggap cukup penting untuk menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap produk/jasa yang Anda tawarkan. Nah, Ini loh yang Sobat Kiki katakan tentang Koperasi Simpan Pinjam Sumber Rizki:

Bisnis Anda Sedang Turun? Simak 5 Penyakit Berbahaya Dalam Team yang Bisa Menghancurkan Bisnis Anda

Penyakit Berbahaya Bagi Bisnis

Ada satu quotes yang menarik kenapa team ini penting, kalau Anda ingin menang Anda butuh talenta. Tapi kalau Anda ingin memenangkan sebuah kompetisi, sebuah turnamen Anda butuh team yang kuat. Talenta bisa meningkatkan omset tapi untuk membuat target tercapai Anda butuh teamwork. Nah, Sobat Kiki perlu memperhatikan penyakit berbahaya bagi bisnis Anda:

  1. Kehilangan Kepercayaan
    Ada sebuah pernyataan yang cukup menarik,dimana Steven Covey menuliskan tentang The Speed of Trust. Beliau mengatakan bahwa karyawan yang tidak produktif salah satu problem terbesarnya adalah tidak percaya pada management, tidak percaya pada leadernya. Jadi ini adalah tanda yng pertama. The Absence of Trust, kehilangan rasa percaya. Jadi, kalau begitu seperti apa tandanya? Yaitu selalu menyampaikan kabar buruk tidak mau kelihatan jelek selalu menutup-nutupi masalah dan akhirnya membuat masalah itu menjadi besar, pada saat sudah membesar sudah serius baru ketahuan. Itu adalah ciri yang pertama.
  2. Selalu Mengindari Konflik
    Ciri yang kedua menjadi masalah dalam team adalah ketika terjadi yang disebut konflik dan konflik itu selalu dihindari. Ketika orang mulai menghindari konflik, berarti kita sedang mencari yang disebut keharmonisan palsu. Jadi harmonisnya palsu, ingin mencari keharmonisan tapi ini keharmonisan yang palsu. Kenapa? karena takut terjadi benturan takut telalu terjadi konflik yang tidak diinginkan. Jadi, konflik adalah hal yang baik. Tetapi menghindari konflik akan menjadi masalah, contoh ya.. ada atasan tidak berani menegur anak buah itu berarti sudah dysfunction. Misalnya contoh lain, saya tidak mau komunikasi dengan departement lain karena malas ngomong, malas konflik, malas debat saya malas beragumen sama dia udahlah dia maunya apa yang ngikutin aja. Itu sudah dysfunction.
  3. Tidak Ada Komitmen
    Dysfunction yang ketiga adalah ketika diberi tanggung jawab, orang itu malah menghindar. Jadi misal contohnya tidak mau ada komitmen. Maunya udah deh Anda aja yang ngerjain deh saya nonton aja, kalau ada pekerjaan baru ada tugas baru tidak mau ada komitmen yang lebih serius, saya mau begini-begini aja saya nggak mau terlalu terlibat banyak deh di perusahaan udah Anda aja deh, saya nggak enak. Terlalu banyak orang yang menghindari dari komitmen juga dysfunction ini adalah sudah yang ketiga.
  4. Tidak Ada Tanggung Jawab
    Dysfunction yang keempat adalah ketika orang tidak mau atau tidak bisa diminta pertanggung jawaban. Lack of accountibility. Lack of accountibility adalah orang yang menghindari tanggung jawab, dengan cara cari alasan kemudian menciptakan skenario untuk bisa mengatakan ini bukan salah saya. Menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan, menyalahkan situasi akhirnya tidak ada accountibility tidak bisa dipertanggung jawabkan ini yang keempat.
  5. Tidak Memperhatikan Hasil
    Ada insentif tidak berprestasi, tidak ada insentif tidak berprestasi. Dikasih hukuman tidak takut, dikasih ancaman tidak takut. Jadi tidak takut dengan konsekuensi karena mereka tidak perhatian dengan hasil. Teman-teman jika hal-hal ini sedang terjadi berarti mengalami yang namanya dysfunction team.

Source: https://tommcifle.com/5-penyakit-berbahaya-dalam-team/

Baca artikel lainnya:

Lihat juga:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: https://sumberrizki.com/simadeb-2/
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

5 Karakter Karyawan yang Wajib Anda Rekrut

5 Karakter Karyawan

Suatu kali pernah ada orang yang bertanya seperti ini, “kalau saya mau merekrut orang, kira-kira yang lebih bagus yang mana ya, orang yang pinter tapi kurang greget atau orang yang perilakunya baik tapi kurang pinter?”

Jadi, ada pertanyaan-pertanyaan menarik seperti itu, yang mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Saya punya karyawan bagus dan pinter tapi sering telat, sering punya masalah. Apakah ini baik untuk direkrut?

Kita akan belajar, minimal ada 5 (lima) Karakter Karyawan yang bisa Anda pelajari dan bisa Anda rekrut. 5 kriteria ini bisa membuat bisnis Anda SUKSES.

Sebagian besar perusahaan menginginkan karyawan yang berkualitas, mutunya tinggi, kemudian etos kerjanya bagus, optimal dalam menggunakan potensi-potensi dirinya. Tetapi pada kenyataanya, tidak sedikit perusahaan yang salah rekrut.

Misalnya, Waktu interview: Pintar berbicara, cara berbicaranya menarik, ilmunya sepertinya banyak, pemahamannya seperti bagus. Nah, tetapi waktu kerja TIDAK BISA SAMA SEKALI. Waktu kerja tidak bisa beradaptasi, tidak mampu untuk mengerjakan tugas-tugas yang sudah diberikan meskipun tugasnya sederhana.

Nah, untuk bisa membuat bisnis Anda berkembang, Anda butuh 5 karakteristik karyawan yang wajib Anda rekrut:

  1. Cepat Adaptasi
    Karakteristik yang pertama adalah cepat beradaptasi. Karyawan yang cepat beradaptasi dengan lingkungan baru akan menggunakan kesempatan ini untuk menunjukan prestasinya, Langsung!
    Sedangkan, karyawan yang tidak bisa beradaptasi kebanyakan cenderung diam, pasif, tidak mau bergerak dan menjadikan atasan sebagai alasan; mengapa mereka tidak berkembang.
  2. Memiliki Passion
    Bagaimana Anda membedakan orang yang punya passion dengan tidak punya passion? Nah, Orang yang punya passion itu terlihat dari antusiasme dalam berkomunikasi. Ketika komunikasi dia bisa menunjukkan antusias, menunjukan kesukaannya dalam pekerjaan.
    Sedangkan yang ingin tekankan disini adalah passion tidak hanya berlaku bagi orang yang suka dengan pekerjaan saja, tetapi juga suka berkomunikasi dengan orang.
    Bersemangat untuk kenal dengan orang baru, bersemangat untuk tau siapa teman kerjanya, bersemangat untuk tau apa yang menjadi tanggung jawabnya. Ini adalah orang-orang penting yang harus Anda rekrut.
  3. Memiliki Karakter Positif
    Anda sangat butuh orang yang punya kemampuan atau karakter positif. Karakter yang positif ini tidak perlu terlalu jauh pemikirannya.
    Anda tidak perlu kenal orang bertahun-tahun, untuk mengetahui karakternya bagus atau jelek. Simpel, untuk mengetahui karakter orang tersebut baik atau jelek yakni: apakah orang itu memiliki sopan santun?
  4. Result Oriented
    Ada karyawan yang punya tujuan, ada karyawan yang tidak punya tujuan, ada karyawan yang hari ini tau arahnya ke mana dan ada karyawan yang asal kerja. Nah, carilah orang yang punya tujuan.
  5. Kemampuan Untuk Berkomitmen
    Karakteristik yang terakhir ini juga sangat penting, yakni; Kemampuan untuk berkomitmen. Apa yang membedakan orang yang berkomitmen dengan orang yang tidak berkomitmen?
    Perbedaan antara komitmen dengan yang tidak punya komitmen adalah: orang yang punya komitmen akan menjalankan tugas, apapun alasanya. Bahkan mereka akan menjalankan tugas atau pekerjaan meskipun tidak mood. Kalau sedang tidak memiliki mood yang baik, tugas tetap dijalankan. Nah, itu artinya dia punya komitmen yang bagus.

Jadi, Anda bisa memahami beberapa karakteristik penting untuk membantu bisnis Anda lebih efektif dengan cara merekrut orang-orang yang lebih tepat.

Orang yang bisa beradaptasi adalah orang yang punya karakter, passion, komitmen, dan result oriented. Mereka akan lebih mudah diajarkan skill-skill baru daripada orang yang tidak punya KOMITMEN. Apabila satu saja hilang: tidak ada komitmen, maka untuk mengajarkan hal baru itu akan sangat lama dan sangat susah.

Source:
https://tommcifle.com/5-karakter-karyawan-yang-wajib-anda-rekrut-2/

Lihat artikel lainnya:


Lihat juga:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: https://sumberrizki.com/simadeb-2/
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

Ingin berbisnis? Simak 5 Niat Bisnis Ini!

Niat Bisnis

Apa niat anda saat ingin memulai Bisnis? Sebuah niat bisnis digunakan sebagai prinsip dalam bisnis dan juga alat untuk mengambil keputusan bisnis Anda. Sudahkah Anda memeriksa niat bisnis anda? Simak pembahasan artikel ini tentang niat berbisnis.

  1. Saluran Berkat
    Niatkan untuk membuat bisnis yang bisa menjadi penyalur berkat ini mengalir lewat bisnis Anda untuk orang banyak. Orang yang merasa cukup jauh lebih kaya daripada orang yang merasa punya banyak uang tapi selalu merasa kekurangan.
  2. Memberi Manfaat Kepada Orang Lain
    Niatkan Untuk Memberi Manfaat Bukan Mengambil Hak Orang Lain Karena apapun yang Anda ambil dan harus membayarkannya kembali. Apapun yang Anda lakukan Anda pasti akan bertanggung jawab. Apapun yang Anda tabur pasti akan Anda tuai.
  3. Tuntaskan Pekerjaan
    Niat Untuk Menuntaskan Pekerjaan Sebelum Anda menikmati hasil jerih payah Anda sendiri. Haram hukumnya menikmati uang yang bukan hak kita. Apa bedanya nikmat jika Anda bisa menikmati hasil jerih payah Anda sendiri tanpa beban, rasa indahnya sangat luar biasa.
  4. Melayani Bukan Dilayani
    Niatkan Untuk Melayani Bukan Dilayani Semakin banyak orang yang Anda layani semakin banyak orang yang Anda sentuh hatinya, semakin besar pahala Anda dalam berbisnis. Karena orang yang baik hatinya akan mendapatkan tempat terbaik. Orang yang selalu merendahkan hatinya akan selalu mendapatkan tempat terhormat di hati masyarakat.
  5. Bersyukur
    Selalu Bersyukur Dengan Apapun yang Anda Raih. Bersyukur bukan berarti anda tidak bekerja lalu menerima hasil apa adanya. dengan seluruh waktu yang Anda miliki, dengan seluruh pikiran yang anda miliki. Setelah itu Anda lakukan, apapun hasilnya syukuri karena Anda sudah lakukan yang terbaik.

Sudah periksa niat Anda? Silahkan komentar di bawah untuk sharing. Apa sebenarnya niat Anda untuk memulai berbisnis?

Lihat Artikel Lainnya:

https://sumberrizki.com/2020/10/8-alasan-gagal-bisni/

Lihat juga:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: https://sumberrizki.com/simadeb-2/
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6

Gagal Bisnis? 8 alasan ini penyebabnya!

Gagal Bisnis

8 Alasan Bisnis Gagal – Kegagalan berbisnis adalah suatu hal yang paling dihindari oleh para pengusaha. Kebanyakan dari pebisnis gagal di 5 tahun pertama. Tentunya fakta ini menunjukan bahwa menjalankan roda bisnis tidak lah mudah. Ada banyak faktor yang membuat sebuah bisnis bangkrut atau gagal. Namun dari banyaknya faktor-faktor penyebab kegagalan tersebut, faktor internal lah yang paling banyak memberi kontribusi kegagalan suatu bisnis. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui apa saja faktor penyebab kegagalan agar anda dapat mengantisipasinya. Berikut adalah 8 alasan utama penyebab kegagalan berbisnis.

  1. Tidak Ada Perencanaan
    Berkali-kali ikut seminar bisnis atau membaca profil pengusaha sukses sering memdorong kita ikut memulai bisnis sendiri. Tak ada yang salah dengan semangat tersebut. Tapi menjalankan bisnis hanya bermodal semangat, salah-salah akan berujung pada kebangkrutan. Untuk menghindari kebangkrutan, selalu dampingi semangat menggebu tersebut dengan perencanaan matang. Tentukan dulu visi, misi dan tujuan bisnis yang akan Anda geluti. Termasuk menggali informasi lebih banyak tentang seluk beluk bisnis tersebut, bagaimana dan di mana membeli bahan bakunya, siapa saja yang akan menjadi konsumen, serta di mana dan bagaimana memasarkannya. Intinya, bila ingin usaha bertahan jangan memulai usaha sebelum Anda melakukan survei pasar.
  2. Tidak Melakukan Riset Pasar
    Ibarat kita akan berperang, kita harus mencari tahu tentang kondisi medan agar kita dapat mempersiapkan segala sesuatunya untuk dapat meraih kemenangan. Begitu pula ketika menjalankan sebuah bisnis. Mencari tahu kondisi pasar atau melakukan riset pasar adalah salah satu persiapan yang wajib dilakukan oleh pengusaha. Dengan melakukan riset pasar kita akan tahu tentang bagaimana keberterimaan produk di pasaran atau bagaimana respon masyarakat tentang produk anda. Anda tidak mau kan menjual produk gagal? Oleh karena itu, lakukan lah riset pasar. Riset pasar bisa dilakukan dengan memantau perkembangan masyarakat melalui berita di media-media atau meminta ahli riset pasar untuk melakukannya.
  3. Pemasaran yang Lemah
    Di awal usaha, Anda akan tergoda untuk memproduksi sebanyak-banyaknya produk agar segera mencicip keuntungan berlipat. Tidak jadi salah jika memang dilakukan, namun Anda harus juga tahu bagaimana cara memasarkan produk tersebut. Jelilah memanfaatkan setiap kesempatan untuk mempromosikan produk Anda. Tak perlu bernafsu memasang iklan di media massa bila modal Anda tak mencukupi. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mempromosikan produk pada calon konsumen, seperti melalui media sosial atau mailing list. Tapi ingat, jangan melupakan etika dalam memasarkan. Karena jika salah Anda berpromosi, bukannya mendapatkan pembeli, promo produk Anda bisa dianggap spam dan anda bisa terjerumus dalam gagal bisnis.
  4. Manajemen yang Buruk
    Bukan berarti kita harus memiliki latar belakang manajemen atau akuntansi untuk menjadi pebisnis sukses. Kita bisa belajar membuat arsip dan catatan yang baik setiap transaksi yang terjadi. Tak ada salahnya juga bila Anda membuat catatan rinci seputar tahapan apa saja yang sudah dilakukan. Dengan pencatatan yang baik, kita bisa mengevaluasi, apakah bisnis yang sudah berjalan semakin dekat dengan keuntungan berlipat atau justru ancaman jurang kebangkrutan.
  5. Rendahnya Pengetahuan Tentang Pengelolaan Keuangan
    Salah satu inti dari mengelola sebuah bisnis adalah mengelola keuangan perusahaan agar roda bisnis dapat terus berjalan dan tidak gagal bisnis. Pencatatan dan pembukuan setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan hingga melahirkan laporan keuangan perusahaan adalah usaha pengelolaan keuangan. Dengan mengetahui laporan seorang pengusaha dapat mengambil keputusan yang tepat untuk mengelola keuangan dan menjalankan roda bisnisnya. Namun jika seorang pengusaha tidak memiliki pemahaman tentang ini, ibarat balapan mobil tidak isi bensin. Oleh karena itu, pengusaha harus memiliki setidaknya pengetahuan dasar tentang mengelola keuangan. Belajar dari internet secara otodidak atau dari praktisi akuntan jika mampu.
  6. Pegawai Tak Terkendali
    Tak salah memang bila membayangkan bisnis yang akan Anda geluti mempekerjakan banyak pegawai. Tapi apakah Anda betul-betul membutuhkan pegawai di saat bisnis baru berjalan? Banyak pengusaha sukses yang memulai usahanya dengan menjalankan sendiri bisnisnya. Mereka baru merekrut pegawai ketika bisnis sudah berkembang. Jangan buru-buru merekrut pegawai bila belum membutuhkannya. Sebaiknya, rekrut pegawai hanya ketika bisnis sudah berkembang pesat dan Anda sudah merumuskan job description bagi calon pegawai Anda. Tak perlu dalam jumlah banyak, cukup rekrut sesuai yang Anda butuhkan. Pastikan juga bahwa orang yang direkrut memenuhi kriteria.
  7. Tidak Dapat Merespon Feedback dengan Baik
    Ketika Anda sukses menjual sebuah produk, bukan berarti Anda sudah berhasil melakukan kegiatan bisnis. Oleh karena itu, setelah produk kita terjual lah tantangan besar dimulai. Ketika masyarakat sudah mulai menggunakan produk tentunya ada feedback yang didapatkan. Feedback tersebut bisa berupa komentar, saran dan bahkan kritik yang bisa saja membangun atau malah menjatuhkan produk tersebut. Dari feedback ini harusnya anda dapat mengambil pelajaran tentang pengembangan produk seperti apa yang diinginkan masyarakat. Sehingga ke depannya produk anda semakin diterima masyarakat. Namun jika anda tidak dapat merespon feedback ini dengan baik, maka siap-siap saja produk anda ditinggalkan oleh pembeli.
  8. Terlalu Cepat Menarik Uang
    Siapa yang tak tergiur melihat rekening di bank membengkak akibat keuntungan bisnis yang berlipat? Hati-hati, konon banyak pengusaha pemula yang akhirnya gulung tikar hanya karena tidak tahan untuk tidak menghabiskan uang hasil keuntungan tersebut. Pisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha agar tidak tergoda untuk menghabiskannya. Sebaiknya manfaatkan keuntungan tersebut untuk mengembangkan dan melakukan ekspansi bisnis.

Source:

www.akuntansionline.id/8-penyebab-utama-kegagalan-berbisnis/

Lihat artikel lainnya:


Lihat juga:

Silahkan cek profil kami: https://sumberrizki.com/tentang-kami/
Yuk Hitung Deposito kamu sekarang: https://sumberrizki.com/simadeb-2/
List Jasa Keuangan kami: https://sumberrizki.com/pinjaman/
Silahkan cek Google Business kami: https://goo.gl/maps/Cqy22LBjjTKUh8sR6